Follow:
Uncategorized

[BEAUTY 101] Oops! 10 Kesalahan Dalam Menggunakan Sunblock

Happy Friday, ladies! 

Belakangan
ini matahari selalu bersinar terik, iya nggak ladies? Wajar sih karena
Indonesia memang negara kepulauan yang lokasinya berada di garis
khatulistiwa sehingga kita memiliki iklim tropis sepanjang tahun! Nggak
seperti negara-negara di belahan bumi lainnya yang mengenal 4 musim,
Indonesia cuma punya dua musim aja yaitu musim kemarau dan musim hujan.
Bisa dibilang sekarang kita sedang ada di musim kemarau dan musim panas
di negara lain. 
Kalau
cuaca sudah panas seperti ini, yang namanya sunblock nggak boleh
ketinggalan. Tapi apakah kamu yakin sudah menggunakan sunblock secara
tepat? Kali ini aku akan membahas 10 kesalahan yang sering dilakukan
saat menggunakan sunblock. Mau tahu apa saja? Yuk lanjut bacanya.


OOPS 1: “Cuacanya mendung kok, nggak usah pake sunblock juga gapapa.”
Oh my… Ladies, mau matahari bersinar terik, berawan, atau mendung sekalipun, jangan sampai tidak pakai sunblock ya. Meskipun cuaca mendung,40% dari sinar UV tetap bisa menembus awan dan bisa membahayakan kulit kamu.
OOPS 2: “Pakai sunblock-nya sedikit aja biar irit.”
Ketika kita hanya menggunakan sunblock tipis-tipis, perlindungan dari sunblock itu bisa berkurang 1/3 dari angka SPF yang tertera pada label. Untuk wajah sendiri, kamu membutuhkan sunblock dalam jumlah kurang lebih sebesar uang logam 100 rupiah. Sedangkan untuk seluruh badan (kaki, tangan, punggung dan perut), kamu membutuhkan sunblock sebanyak 1 gelas sloki. Jadi, jangan pelit mengaplikasikan sunblock kamu ya.
OOPS 3: “Aku cuma di dalam rumah aja, jadi nggak perlu pakai sunblock kan?”
Meskipun kamu di dalam rumah yang notabene tidak terkena sinar matahari langsung, bukan berarti kamu sudah benar-benar terlindungi. Sinar UVB, sinar matahari yang dianggap paling berbahaya, masih bisa mengenai kulit kamu lho secara tidak langsung. Sinar UVB, meskipun sudah terpecah-pecah oleh awan dan elemen lainnya di atmosfer, masih bisa memantul kembali dari permukaan yang memantulkannya misalnya pasir atau aspal.
OOPS 4: “Aku ke luar rumahnya masih setengah jam lagi kok, nanti aja pakenya.”
Kulit membutuhkan waktu setidaknya 30 menit untuk menyerap sunblock. Jadi kalau kamu baru menggunakan sunblock beberapa saat sebelum beraktivitas atau saat berada di bawah sinar matahari, kulit kamu tidak akan mendapatkan perlindungan apapun dan beresiko terbakar atau bahkan kanker kulit!
OOPS 5: “Sunblock aku kan sweat-proof dan waterproof, jadi nggak perlu reapply dong.”
Meskipun sunblock kamu mengklaim anti air dan anti keringat, tetap saja akan luntur. Sunblock waterproof hanya bisa melindungi kulit selama 40 menit di dalam air. Kamu nggak berkeringat atau nggak berenang? Tetap saja sunblock kamu nggak akan melindungi kamu seharian penuh, ladies! Ulangi pemakaian sunblock setiap 2 jam sekali sepanjang hari dan setelah berenang, berkeringat, atau mengeringkan bagian tubuh dengan handuk.

OOPS 6: “Pelembab dan alas bedak aku kan udah ber-SPF, buat apa pakai sunblock lagi?”
Hampir sebagian besar produk perawatan kulit dan makeup kini sudah dilengkapi dengan perlindungan SPF, tetapi ini tidak menjamin kulit wajah kamu terlindung dari radiasi buruk sinar matahari. Apalagi kalau kamu beraktivitas di luar ruangan dan berkeringat. Kembali lagi ke poin nomor 2 dan 5, masa iya kamu mau dempulan terus dengan bedak dan foundation kamu? So, tetap gunakan sunblock dalam ritual skincare kamu ya, cantik. Nggak mau kan menyesal di kemudian hari? 

OOPS 7: “Sunblock aku SPF-nya tinggi lho, jadi pasti sudah terlindung maksimal.”
Hmm, sebetulnya besarnya angka SPF pada sunblock tidak berbanding lurus dengan kemampuannya melindungi dari sinar UV lho. Dengan SPF 30, sunblock kamu sudah bisa memberikan perlindungan terhadap sinar matahari sebanyak 97%.  Perbedaannya sangat kecil dengan SPF 50 yang menghalangi 98 persen dan
99 persen pada SPF 75. So, nggak ada SPF yang 100% menghalangi radiasi
sinar UV. Ketika membeli sunblock, pastikan kamu memilih produk yang memiliki ‘broad spectrum’. Broad spectrum ini menandakan bahwa sunblock akan melindungi kulit dari bahaya sinar UVA dan UVB. 

OOPS 8: “Sunblock itu hanya untuk wajah dan badan aja, buat apa dipakai di bibir?” 

Sama hal-nya dengan kulit di bagian tubuh lainnya, kulit bibir juga memerlukan perlindungan dari sinar matahari. Ketika bibir terpapar sinar matahari tanpa ada proteksi, bibir juga bisa menghitam lho. Jadi selalu gunakan lip balm atau lipstick yang mengandung SPF yaa. 
OOPS 9: “Aku udah pakai sunblock, berarti aku nggak perlu kuatir panas-panasan di bawah sinar matahari.”
Meskipun kamu sudah menggunakan sunblock, bukan berarti kamu bisa berjemur di bawah terik matahari sepuasnya. Bahaya dari sinar UV tetap mengancam lho. Jadi, kalau memang kamu terpaksa harus panas-panasan, usahakan tetap memberikan perlindungan ekstra seperti menggunakan payung, topi, kaus kaki, atau jaket. 
OOPS 10: “Yang namanya sunblock itu semua sama. Nggak ada bedanya.”
Jangan salah pilih sunblock. Alih-alih ingin terlindungi dari bahaya sinar matahari, yang ada kamu malah mengalami breakout hanya karena menggunakan sunblock yang tidak cocok dengan kulit kamu. Seperti hal-nya skincare, sunblock juga cocok-cocokan. Sesuaikan dengan jenis kulit kamu. Apabila kamu memiliki kulit berminyak dan acne-prone, carilah sunblock yang water-based dan oil-free. Bagi kamu yang berkulit kering, pilihlah sunblock yang memiliki kandungan melembabkan seperti aloe vera atau glycerin. 
Apakah ada di antara kesepuluh kesalahan ini yang kamu lakukan, ladies? Kalau iya, yuk segera diubah agar kulit kita terlindung secara maksimal dari bahaya sinar UV matahari. 
Thanks for reading!

Share on
Previous Post Next Post

You may also like

1 Comment

  • Reply Atisatya Arifin

    Oh ya? jadi kering gimana Dini? Mungkin sunblock-nya yang kurang cocok kali ya. Kalau aku justru kalau pake banyak2 masalahnya adalah white cast, jadi kaya kelihatan putih gitu. Terutama kalau dipakai di wajah.

    May 22, 2016 at 1:57 pm
  • Leave a Reply