Follow:
Uncategorized

Blush-on Review – Wardah Blush-on in shade A



Review
kali ini didedikasikan untuk bumil Wulan yang sukses ngomporin aku untuk bikin
review blush-on Wardah ini. 
Jujur aja, blush-on
ini udah lama ngendon di meja rias nggak kepake. Bukan karena aku nggak suka
sama produk ini, Cuma memang waktu itu kulitku sempat iritasi dan dokter
saranin jangan pakai makeup dulu. Oke, langsung aja kita bahas yaa…

Packaging
Aku beli Wardah blush-on ini udah lama banget
dan seperti biasa belinya di toko kosmetik langganan. Jadi, maafkan kalau blush-on ini udah jelek banget kemasannya (karen selalu aku bawa kemana-mana). Seingetku, waktu itu
packagingnya cuma dibungkus sama plastik aja, nggak pake box. Dari segi kemasan,
blush-on ini termasuk imut. Ukurannya yang kecil cocok banget untuk dibawa
kemana-mana (bandingin sama blush-on Oriflame Giordano). Dalam satu paketnya
udah termasuk sama brush kecil dan dilengkapi dengan kaca yang juga kecil.

Desain kemasan pun minimalis, nggak
neko-neko, tapi tetep enak dilihat. Kalau aku perhatikan memang hampir semua
produk Wardah desainnya begitu. Mulai dari makeup sampai skin care-nya. Untuk lebih jelasnya, bisa langsung melipir ke website Wardah di www.wardahbeauty.com




Shades and swatch
Alasan aku beli blush-on ini karena tertarik
ngeliat mbak BA (Beauty Assistant) Wardah di toko kosmetik langganan. Aku
peratiin kok pipinya bersemu gimanaaaa gitchu. Maksudnya makeup-nya kelihatan
natural sekali. Langsung aja aku tanya si mbak BA dia pake blush-on apa dan dia
langsung kasi aku blush-on Wardah ini. Oya, blush-on Wardah ini ada 4 pilihan
warna dengan menggunakan kode alfabet A-D. Shade yang aku beli dan yang sama
seperti dipake mbak BA itu yang A. Untuk lihat shades yang lain bisa klik disini.

Ada dua warna dalam blush-on Wardah ini.
Coklat dan pink/peach. Awalnya sih sempat skeptis sama si mbak BA yang nyaranin
beli seri A ini. Tapi ternyata setelah di-blend dengan brush, hasilnya natural
sekali dan pertengahan antara pink/peach-coklat.

Selain itu, alasan lain aku beli blush-on ini
karena warnanya nggak terlalu shimmery. Cocok lah dipake ngelenong untuk ngajar
atau sekadar nge-mall. Tapi kalau buat kondangan kayanya sih kurang nampol
warnanya.

swatch di tangan. Without flash (kiri) and with flash (kanan)
Texture
Tekstur blush-on Wardah ini menurut aku
termasuk yang powdery. Setiap kali aku mengaplikasikan blush-on ini pasti
terbang-terbang deh debunya, sampai kena ke tempat brush bawaan-nya. Sejak aku
beli blush-on ini, aku nggak pernah pakai kuas bawaan-nya. Pasti aku pakai
brush lain (aku pakai brush Oriflame atau Masami Shuoko). Sebenernya brush-nya
enak lho, empuk dan lembut. Sayang aja ukurannya yang mini bikin susah pas
aplikasi ke pipi. Hasilnya kurang rata dan sulit nge-blend-nya.

Price and where to buy
Kalau nggak salah inget, aku beli blush-on
ini sekitar 30 ribu-an. Belinya sekitar awal tahun lalu dan udah aku pake
selama lebih dari 6 bulan (sebelum dipaksa stop pake makeup sama dokter). Produk
Wardah menurut aku bisa ditemui di berbagai tempat, mulai dari supermarket,
hipermarket, toko kosmetik, counter di pusat perbelanjaan, sampai online shop.
Harganya tentu bervariasi ya (tapi tetep toko kosmetik langgananku itu udah
paling murce sedunia deeh)
.

Another plus point
Nilai tambah blush-on ini adalah label ‘HALAL’
yang memang ada di semua produk keluaran Wardah. Bagi muslimah, tentu ini
penting yaa. Aku pribadi suka juga beli dan nyoba produk lain nggak nggak
berlabel halal. Tapi tentunya dengan ada label halal, rasanya lebih aman aja
gitu…. hehehe…

this is the result!





dan pada ada akhirnya,

Pros:
  • Warnanya natural and soft, pas sekali dengan
    warna kulit aku.
  • Nggak lebay shimmer-nya, jadi bisa dipakai
    harian tanpa takut kaya banci keluar kepagian. 
  • Harganya yang terjangkau, cocok untuk yang
    mau coba-coba.
  • Kemasan mungil dan desain minimalis, pas
    untuk dibawa di dalam tas.
  • Berlabel HALAL



Cons:
  • Brush bawaan kecil sekali, susah untuk
    aplikasinya.
  • It’s powdery texture makes a lot of mess (>.<”)
  • Kurang pigmented, jadi harus aplikasi
    berkali-kali sampai keluar warna yang diinginkan.
So, what do you think girls? Kalau aku sih definitely will repurchase this product! Warnanya cocok banget untuk aku dan juga harganya sangat terjangkau. Ditambah lagi dengan nilai plus label Halal-nya itu…. How about you? 



P.S. Foto ini diambil di ruangan kelas pas murid-muridnya belum nongol. Dan demi foto review ini, aku pakai bulmat anti badai biar matanya gimanaaa gitu. Ini dia bulmat yang aku pakai. Aku juga lagi belajar pake bulmat. Lumayan stress juga make-nya. Next time, aku akan bikin review bulmat ini…. 

Share on
Previous Post Next Post

You may also like

4 Comments

  • Reply Wulan Semesta

    aq yg ketularan teteh ngupas peralatan cewek yg dipake, masukin link postingan ini lo di blogku,,secara aq pake blush on wardah juga yg seri C..cumaaa,,ya gitu deeh, belum tau cara make buat pipi tiruuuss.. (utang kursus nih, hehe)… sekalian bikin postingan tips make blush on dongteh, terutama buat pipi unchubby kaya aq, 😀

    February 28, 2013 at 12:36 pm
  • Reply Dine Aisah

    Waaah seri A ya? Untuk kulit apa ini mba?

    Sistersdyne.blogspot.com

    August 22, 2013 at 12:11 pm
    • Reply Atisatya Arifin

      kayanya sih ini cocok untuk kulit sawo matang sama tone diatas sawa matang dikit karena jatohnya peachy gitu di pipi… natural look kok…

      August 22, 2013 at 3:55 pm
  • Reply risasitiyanvi

    wah racun baruuu nih, kebetulan lagi nyari-nyari juga blush on yang kira2 ga bikin menor hehe.. 🙂

    September 29, 2013 at 12:11 pm
  • Leave a Reply