Follow:
Uncategorized

Bersih Sehat Bebas Worry bersama HIJUP X Softex Daun Sirih

Dari sejak aku remaja dan mendapatkan menstruasi pertama, ibu mengajarkan aku untuk membasuh area intim kewanitaan dengan menggunakan rebusan daun sirih. Kata ibu, rebusan daun sirih bisa membantu menjaga kesehatan dan kebersihan area intim kewanitaan. Hal ini pun menjadi kebiasaan aku, makanya di depan rumah aku menanam tanaman sirih agar stok daun sirih selalu ada.

Daun sirih yang memiliki nama latin Piper betle memang dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, mulai dari mengurangi bau badan, sebagai pengobatan pertama untuk mimisan, membantu menjaga kesehatan gusi dan mulut, sampai menjaga kebersihan area kewanitaan. Ini karena daun sirih mengandung zat antiseptik, antioksidan, dan antijamur yang bisa membantu mengatasi masalah area kewanitaan seperti keputihan, lendir berlebih, gatal-gatal, dan bau tak sedap. 


Bicara soal keputihan, aku yakin hampir semua wanita pernah mengalami masalah keputihan ini. Apalagi iklim tropis Indonesia yang panas membuat area kewanitaan mudah lembab. Kalau area kewanitaan sudah lembab, yang namanya bakteri dan jamur mudah sekali berkembang biak dan menyebabkan keputihan. Dalam era digital seperti ini, banyak sekali informasi tentang area kewanitaan, cara merawat dan mengatasi keputihan. Namun apakah informasi tersebut sudah benar? Jangan-jangan apa yang kita baca bukannya membantu mengatasi keputihan tetapi justru menyesatkan. Di tengah kegalauan paripurna ini, alhamdulillah aku mendapatkan undangan HIJUP Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih yang mengangkat tema “Ngobrol Sehat, Bebas Worry”. 

HIJUP Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih

HIJUP Bloggers Meet Up x Softex Daun Sirih diselenggarakan hari Minggu lalu, tepatnya pada tanggal 22 April 2018, di Eastern Opulence Jakarta Selatan. Acara yang dihadiri 50 blogger lintas niche ini sangat seru karena kami tidak hanya sekadar berkumpul dan kangen-kangenan, tetapi kami juga mendapatkan ilmu dari talkshow seputar masalah keputihan dan belajar foto flatlay. Pada acara hadir Lulu Elhasbu (Social Media Influencer), dr. Bram Pradipta, SpOG (spesialis Obstetri Ginekologi), dan Anastasia Erika (Brand Manager Softex Indonesia) yang akan berbincang-bincang mengenai kesehatan area kewanitaan dengan tema “Bersih Sehat, Bebas Worry”.


Lulu Elhasbu berbagi cerita tentang aktivitasnya sehari-hari yang padat. Untuk menjaga kesehatan kak Lulu selalu berusaha untuk tidur minimal 8 jam sehari, minum air putih yang banyak, dan konsumsi vitamin agar daya tahan tubuh tetap prima. Selain menjaga kesehatan tubuh, kak Lulu juga menjaga area kewanitaan dengan cara membawa pakaian dalam ekstra dan menggunakan panty liners agar area kewanitaan tetap bersih dan kering.

Namun karena kesibukannya, kak Lulu terkadang lupa dan malas untuk mengganti panty liners (padahal panty linernya sudah dipersiapkan). Akibatnya, area kewanitaan menjadi lembab dan membuat tidak nyaman. Apalagi bagi muslimah yang menggunakan hijab dan baju berlapis-lapis membuat area kewanitaan menjadi lebih lembab yang akhirnya berujung pada keputihan.

Pada kesempatan ini, dr. Bram Pradipta, SpOG menyampaikan tentang faktor risiko yang bisa membuat area kewanitaan menjadi tidak sehat, yaitu: 
  • Seks bebas
  • Penyakit seperti HIV/AIDS dan Diabetes mellitus. Mereka yang memiliki penyakit diabetes menyebabkan tingginya kadar gula pada area kewanitaan sehingga jamur dan bakteri dengan mudah tumbuh di area tersebut. 
  • Penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Ketika seseorang mengonsumsi obat-obatan antibiotik yang tidak sesuai dengan indikasi penyakit atau tidak sesuai dengan resep menyebabkan superbacteria, yaitu bakteri menjadi kebal terhadap obat. 
  • Perubahan hormonal. Perubahan hormon sebetulnya merupakah hal yang normal terjadi. Sebagai contoh saat hamil, sesudah melahirkan, dan sebelum dan sesudah haid. Tidak stabilnya hormon ini bisa menyebabkan keputihan. Namun kita harus tetap waspada dan membedakan apakah kondisi keputihan ini merupakan efek dari perubahan hormonal atau ada faktor penyebab lainnya yang berbahaya. 
  • Merokok
  • Konsumsi minuman beralkohol
  • Stress
  • Obesitas
Kesemua faktor risiko di atas bisa menyebabkan masalah pada area kewanitaan seperti munculnya rasa gatal dan nyeri yang disebabkan adanya infeksi pada area kewanitaan dan mulut rahim. Masalah lainnya yang mungkin muncul adalah bau tidak sedap akibat adanya bakteri dan jamur yang tumbuh di area kewanitaan. Bau tidak sedap yang muncul ini juga bervariasi tergantung dari penyebabnya. Sebagai contoh, keputihan akibat parasit akan menyebabkan bau seperti ikan busuk. Keputihan akibat adanya jamur baunya amis. Keputihan yang normal pada umumnya tidak berbau. Masalah lainnya yang bisa terjadi adalah rasa nyeri dan hingga keluar darah saat bersenggama.

Apabila keputihan tidak normal, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapartkan penanganan yang tepat.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang membuka praktek di salah satu rumah sakit di kawasan Kelapa Gading ini juga menyampaikan ketika keputihan sudah terjadi, kita harus memperhatikan apakah keputihan tersebut bersifat fisiologis (normal) atau patologis (berbahaya). Beberapa perubahan pada keputihan yang kita harus waspadai, seperti: 
  • Jumlahnya bertambah banyak
  • Konsistensi berubah. Misalnya yang tadinya encer menjadi kental. 
  • Warnanya berubah. Misalnya dari wana bening brubah menjadi keputihan, kehijauan, atau warna lainnya.
  • Munculnya rasa gatal yang semakin mengganggu. 
  • Tercium bau yang tidak sedap dari area kewanitaan. 
Ketika keputihan sudah tidak normal, segera lakukan pemeriksaan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan tunggu sampai keputihan muncul. Mulailah dari sekarang membiasakan diri menjaga kesehatan dan kebersihan sehingga area kewanitaan tetap sehat. Nah, ini dia beberapa cara yang bisa kita lakukan: 
  • Selalu keringkan vagina setelah buang air kecil
  • Gunakan pembersih vagina dari bahan alami
  • Jangan menggunakan douche. Douche ini adalah membersihkan vagina dengan cara menyemprotkan bahan kimia ke dalam vagina menggunakan alat khusus. Penggunaan douche bisa menyebabkan bakteri dan kuman terdorong ke atas ke rahim. 
  • Membasuh vagina sebelum dan sesudah bersenggama.
  • Mengurangi konsumsi alkohol.
  • Mengurangi atau hentikan kebiasaan rokok. 
  • Mengganti panty liner setiap tiga jam sekali untuk menjaga area kewanitaan tetap kering dan bersih. 

Kenalan yuk sama Softex Daun Sirih 

Apa yang menjadi pertimbangan kita dalam memilih pembalut dan panty liners? Banyaknya pembalut dan panty liners yang beredar di pasaran membuat kita harus cermat dalam memilih produk yang sesuai. Jadi, jangan cuma karena kemasannya lucu terus dibeli ya. Inilah yang disampaikan mbak Anastasia Erika selaku Brand Manager Softex Indonesia. 
Menyambung apa yang disampaikan dr. Bram, mbak Erika mengatakan panty liner yang tidak diganti setiap 3 jam sekali justru membuat area kewanitaan menjadi tambah lembab. Berdasarkan hasil riset, permasalahan area kewanitaan yang dihadapi wanita Indonesia adalah infeksi, gatal-gatal, dan keputihan. Setelah ditelaah lebih lanjut, ini disebabkan karena kurangnya informasi dan edukasi mengenai penggunaan pembalut dan panty liner yang tepat. Kebanyakan wanita Indonesia tidak mengganti pembalut dan panty liner setiap 3 jam sekali. 
Anastasia Erika, Brand Manager PT Softex Indonesia

Oleh karena itu, Softex Indonesia selaku leading brand produk pembalut dan panty liners mengeluarkan produk Softex Daun Sirih yang mengandung ekstrak daun sirih. Seperti yang sudah aku tuliskan di atas, daun sirih mengandung zat antiseptik dan antibakteri sehingga bisa membantu menghambat pertumbuhan bakteri pada pembalut dan panty liners yang digunakan. Selain itu, Softex Daun Sirih juga memiliki beberapa keunggulan: 
  • Memiliki Sirih Protection Technology efektif menghambat pertumbuhan bakteri dan melindungi area kewanitaan secara alami dan higienis.
  • Adanya ekstrak daun sirih membantu mengurangi bau pada area kewanitaan.
  • Memiliki kemampuan menyerap cairan dalam 1 detik saja sehingga permukaan tetap kering dan nyaman. 
  • Permukaan yang lembut dan senyaman bantal sehingga bebas beraktivitas tanpa iritasi. 
  • Softex Daun Sirih telah teruji klinis oleh Australian Dermatologist sebagai pembalut yang aman bahkan untuk kulit sensitif sekalipun. 
  • Memiliki breathable layer, yaitu lapisan sirkulasi udara untuk mencegah lembab pada area kewanitaan. 
  • Perekat yang fleksibel dan kuat sehingga pembalut dan panty liner tetap ditempat meskipun banyak bergerak. 
  • Dibuat dari bahan berkualitas dan menggunakan pemutih (chlorine) yang aman dan sesuai standar WHO. 
  • Sudah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI. 
Softex Daun Sirih juga memiliki banyak varian yang bisa kita pilih sesuai kebutuhan, yaitu: 
  • Slim Regular Flow Non Wing (23 cm)
  • Slim Regular Flow Wing (23 cm)
  • Slim Heavy Flow Wing (29 cm)
  • Slim Heavy Flow Wing (36 cm)
  • Panty Liner (15 cm)
  • Panty Liner Longer and Wider (18 cm)
  • Paket 3 in 1, yang terdiri dari  6 pads Softex Daun Sirih Extra Heavy Flow 36cm, 6 pads Softex Daun Sirih Heavy Flow 29cm, 4 pads Softex Daun Sirih Regular Flow Wing 23cm, dan FREE 2 pads pantyliner Daun Sirih yang praktis untuk 1 siklus menstruasi. 

Aku sendiri sudah merasakan nyamannya Softex Daun Sirih terutama untuk panty linernya. Dulu waktu awal Softex Daun Sirih keluar, aku memang menggunakan produk panty liner namun di aku kurang cocok karena ukurannya kurang panjang. Ketika Softex Daun Sirih mengeluarkan varian panty liner Longer and Wider, jelas aku bahagia banget karena semakin nyaman saat dipakai. Alhamdulillah dengan rajin mengganti panty liner setiap 3 jam, keputihan aku jadi berkurang. Kalau untuk varian lainnya aku belum sempat coba sih. Oya satu lagi nih keunggulan Softex Daun Sirih yaitu semua produknya non gel. Semua produk Softex Daun Sirih ini bisa kalian dapatkan di mini market dan swalayan dengan harga yang menurut aku sangat terjangkau. 

FLATLAY PHOTOGRAPY WORKSHOP WITH HIJUP

Acara pun dilanjutkan dengan mini photography workshop tentang flatlay. Jujur, foto flatlay itu menurut aku sangat menantang karena sesungguhnya dibalik sebuah foto flatlay ada fotografer yang harus jungkir balik mengambil foto dan mengatur produk. Kak Bimo Pradana selaku Senior Photographer untuk HIJUP membagikan beberapa tips untuk mendapatkan foto flatlay yang keren. 
  • Theme. Tentukan tema, bisa dengan referensi dan kombinasi warna
  • Background. Tentukan latar belakang foto, apakah latar dengan warna solid atau bertekstur. 
  • Aesthetic propotion, atur foto agar simetris bisa dengan centered object (fokus objek ada di tengah), point of interest (objek sebagai daya tarik utama), properties (gunakan properti foto yang mendukung), dan balance (cara peletakan objek sedemikian rupa sehingga terlihat estetik).
  • Lighting. Pastikan cahaya cukup terang saat mengambil foto flatlay. Pukul  7-9 pagi dan 3-5 sore adalah waktu yang tepat untuk foto flatlay. 
  • Give ‘em space. Pastikan ada ruang dan jarak objek tidak terlalu berdekatan. 
  • Editing. Proses editing bisa membantu agar hasil foto terlihat lebih baik. 
  • Practice makes perfect. Untuk mendapatkan foto flatlay yang baik tentu butuh proses. Jadi jangan pernah berhenti berlatih ya. 
Selanjutnya kami semua ditantang untuk mengambil foto flatlay dengan Softex Daun Sirih. Para blogger pun langsung sibuk mengatur objek dan mengambil foto. Luar biasa deh, teman-teman blogger fotonya pada keren-keren semua! Sayangnya aku tidak sempat mengupload fotoku karena ada gangguan teknis. Hiks.

Ini dia hasil foto flarlay yang tidak terupload karena masalah teknis. 

Acara diakhiri dengan pengumuman pemenang Flatlay Photo Challenge dan berfoto bersama. Senangnya bisa menghabiskan waktu dengan menambah ilmu dan melakukan hal yang produktif. Berhubung sebentar lagi kita akan menyambut Ramadan dan Idul Fitri, kalian bisa mendapatkan produk fashion muslim berkualitas untuk hari raya di HIJUP nih. 
Jangan lupa juga pakai kode voucher HIJUOSFTXJAKARTA untuk mendapatkan potongan IDR 50.000 dengan pembelanjaan minimal IDR 250.000. Voucher berlaku hingga 31 Juli 2018 dan hanya berlaku untuk produk dengan harga normal ya. 
That’s a warp! Terima kasih banyak untuk HIJUP dan Softex Daun Sirih atas acaranya yang sungguh sangat berfaedah. Oya, kalau kalian punya tips bagaimana merawat area kewanitaaan jangan sungkan untuk berbagi cerita di kolom komentar di bawah ya. 
Thanks for reading!
Share on
Previous Post Next Post

You may also like

2 Comments

  • Reply Ophi Ziadah

    aku juga suka pake nih softex yg daun sirih ini

    May 7, 2018 at 3:27 am
  • Reply Amelia Fafu

    Inget pembalut inget softex, itu yg ada di kepala. Varian barunya banyak jadi konsumen punya ragam pilihan nih, dg ekstra daun sirih bikin perempuan makin nyaman dg merk ini, bikin miss v tetap sehat

    May 7, 2018 at 6:48 am
  • Leave a Reply