Follow:
Uncategorized

Beauty 101 – Cerdas memilih kosmetika dengan tips berikut ini

“Kok wajah aku beruntusan ya habis pakai krim X?”

“Waduh, jerawat pada bermunculan nih setelah pakai bedak A!”

“OMG! Kulit aku iritasi dan kaya udang rebus habis cuci muka pakai sabun Z.”

Celetukan seperti itu mungkin tidak asing ya bagi kalian, ladies. Aku sendiri pernah kok beberapa kali berkomentar hal yang sama setelah menggunakan satu produk. Beruntusan, muncul jerawat dan komedo, kulit iritasi, sampai kulit mengelupas adalah sebagian dari efek yang tidak kita inginkan dari penggunaan produk kosmetika, baik itu makeup ataupun skincare. Saat ini, hampir setiap wanita menggunakan kosmetika setiap harinya. Kosmetika pun sekarang sudah termasuk dalam kategori kebutuhan primer di mana wanita menyisihkan dana khusus untuk membeli produk. 
Banyaknya kosmetika yang bisa dipilih di pasaran membuat kita harus lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih suatu produk kosmetika agar terhindar dari efek yang tidak diinginkan. Bukan tidak mungkin efek ini juga bisa membahayakan kesehatan kita. Pasti ladies tidak mau dong kalau penggunaan kosmetika yang awalnya untuk mempercantik diri justru berujung sakit? Pada postingan kali ini, aku mau berbagi tips cerdas memilih kosmetika sehingga kita bisa menghindari efek samping penggunaan kosmetik. Apa saja tipsnya? Lanjut bacanya ya.

1. Cek kemasan produk

Bagi kalian yang pernah membaca review produk aku di blog ini, pasti tahu kalau aku selalu menuliskan dengan detil kemasan produk yang aku ulas. Hal pertama yang aku perhatikan dari kemasan adalah apakah kemasan dalam keadaan baik atau tidak. Sebagai contoh, kemasan tidak penyok, terbuka, atau bocor. Sebisa mungkin selalu pilih produk kecantikan yang menggunakan segel untuk menjamin isi dan kualitas produk tetap terjaga. Selain itu, aku juga memperhatikan bahan kemasan (plastik, botol kaca, pot krim) untuk suatu produk. Misalnya nih, aku tidak akan membeli Vitamin C serum yang dikemas dalam botol plastik bening karena vitamin C mudah teroksidasi. Jadi sebaiknya pilih produk vitamin c serum yang dikemas dalam botol kaca berwarna gelap. Mungkin terlihat sepele ya, tetapi kemasan produk yang baik menandakan bahwa merek/brand tersebut serius dalam menggarap produknya.

Adanya segel pada produk menjamin isi dan kualitas produk tersebut. 
Apabila produk yang kalian ingin beli tidak menggunakan segel, perhatikan isi produknya dengan seksama. Apakah ada perubahan warna, bau, dan konsistensi produk (misalnya produk menjadi lebih encer). Aku sendiri pernah punya pengalaman buruk dengan kemasan produk. Waktu itu aku membeli foundation merek M di salah satu drugstore terkemuka. Kebetulan stok warna yang ada di display habis sehingga staf mengambilkan produk tersebut di gudang. Aku akui saat itu aku berbelanja dalam keadaan terburu-buru sehingga aku tidak mengecek lagi. Aku berpikir, kemasan produk M itu mulus tanpa cacat jadi isinya pasti bagus. Ketika sampai di rumah, aku segera mencoba produk M tetapi teksturnya sudah berubah (terpisah antara minyak dan cairan). Bodohnya aku tetap mencoba produk itu ke wajah. Ketika dipakai di wajah, bau tengik sangat kuat tercium, wajah pun jadi gatal-gatal. Duh trauma deh. Singkat cerita, aku mengembalikan produk tersebut ke drugstore dan meminta penggantian produk.

Cek bau, warna, dan konsistensi tekstur suatu produk. 

2. Cek label pada kemasan

Tip berikutnya adalah mengecek label produk pada kemasan. Produk kecantikan dan kosmetik yang sudah memenuhi persyaratan akan mencantumkan penandaan secara lengkap. Selalu cek nomor notifikasi BPOM untuk memastikan apakah masih valid dan sesuai dengan nama produknya. Kalian bisa cek nomor BPOM dengan mengakses link berikut: https://cekbpom.pom.go.id/ 
Setelah kalian cek nomor BPOM, akan muncul informasi nomor registrasi, nama produk, dan pendaftar. Dari informasi ini kalian bisa mengecek apakah informasinya sesuai dengan informasi yang tertera pada label kemasan. Berikut ini adalah contohnya untuk produk sabun wajah. Selain itu dengan pengecekan ini kita bisa menghindari efek kosmetik palsu. 

3. Cek komposisi bahan 

Selalu perhatikan komposisi bahan dalam produk kosmetika. Komposisi bahan biasanya tertulis pada label kemasan dengan tulisan komposisi atau ingredients. Adanya informasi komposisi bahan ini bisa membantu kita untuk menghindari dampak negatif kosmetika, terutama bagi kalian yang memiliki masalah kulit tertentu seperti mudah berjerawat, kulit sensitif, dan alergi terhadap bahan tertentu. Produk kosmetika yang baik pasti mencantumkan apa saja bahan penyusun produk mereka secara terbuka. Kalaupun informasi komposisi bahan ini tidak tertera pada kemasan, kalian bisa cek di website produk tersebut atau menanyakan langsung pada brand. 
Cara lain untuk mengecek komposisi bahan adalah dengan mengakses situs www.cosdna.com. Di situs ini kita bisa melihat apakah komposisi suatu produk 
Komposisi dari produk kosmetik lip cream. 

4. Lakukan tes alergi 

Bagaimana jika kita tidak tahu komposisi bahan apa yang tidak cocok untuk kulit? Daftar komposisi bahan yang ditulis dengan nama kimia tentu saja terdengar asing bagi orang awam. Tidak semua orang tahu kalau Sodium Laureth Sulfate (SLS) sebetulnya adalah sabun dan masih banyak contoh lainnya. Untuk mengetahui apakah suatu produk kosmetika aman, kita sebaiknya melakukan tes alergi.

Tes alergi ini sangat mudah untuk dilakukan. Oleskan sedikit produk yang ingin dicoba pada kulit bagian belakang telinga dan biarkan selama 24 jam. Area kulit di belakang telinga memiliki lapisan kulit yang tipis dan mengandung banyak jaringan saraf sehingga respon-nya lebih cepat. Apabila ada bahan pada produk kosmetik yang menyebabkan alergi, area kulit yang diolesi akan mengalami iritasi berupa rasa panas, gatal, kulit memerah, sampai timbul bintik-bintik.

5. Selalu baca kegunaan produk dan cara penggunaan

Produk kosmetika yang baik akan mencantumkan kegunaan dan cara penggunaan produk di kemasan. Ini bertujuan agar konsumen menggunakan produk kosmetika sesuai petunjuk. Misalnya produk krim malam yang mengandung bahan AHA (Alpha Hydroxy Acid) maka harus ada informasi peringatan seperti berikut ini:

Peringatan terbakar matahari : Produk ini mengandung alpha hydroxy acid (AHA) yang dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari dan khususnya kemungkinan kulit terbakar. Gunakan tabir surya, pakaian yang melindungi dari sinar matahari dan batasi paparan sinar matahari selama dan seminggu sesudah menggunakan produk ini. 

Contoh lainnya adalah produk tabir surya yang biasanya memiliki petunjuk seperti berikut:

Aplikasikan produk minimal 30 menit sebelum terkena paparan sinar matahari dan lakukan aplikasi ulang setiap beberapa jam.

Dengan mengikuti petunjuk kegunaan dan cara penggunaan suatu produk, tidak hanya kita bisa mendapatkan manfaat maksimal dari suatu produk, tetapi kita juga bisa menghindari timbulnya efek yang tidak diinginkan dari penggunaan produk.

6. Periksa tanggal kadaluarsa dan pembuatan

Tips terakhir adalah selalu mengecek masa kadaluarsa make up dan produk kosmetika (expired date). Tanggal kadaluarsa ini biasanya dicantumkan pada kemasan produk kosmetika. Beberapa merek mencantumkan tanggal kadaluarsa pada segel produk. Selain tanggal kadaluarsa, kita juga sebaiknya mengecek tanggal produksi atau tanggal pembuatan (manufacture date). Dari informasi tanggal produksi, kita bisa mengetahui apakah produk kosmetika tersebut sudah lama atau baru. Apabila tanggal produksi sudah lewat 2 tahun, sebaiknya kita tidak membeli produk tersebut untuk menghindari bahaya makeup kadaluarsa. Hindari juga membeli produk yang sudah mendekati masa kadaluarsa.

***

Itu dia beberapa tips cerdas memilih kosmetika untuk menghindari efek tidak diinginkan dari penggunaan produk kosmetika. Seiring dengan semakin banyaknya produk kosmetika yang beredar, kita pun harus menjadi smart consumer. Bagaimana dengan ladies? Apakah kalian punya tips cerdas lainnya dalam memilih produk kosmetika? Share di kolom komentar di bawah ini ya. Semoga tips ini bisa membantu dan bermanfaat untuk kalian semua.

Thanks for reading!
Share on
Previous Post Next Post

You may also like

2 Comments

  • Reply Rahma Brilianita

    Wah bermanfaat banget tulisannya kak. Aku juga lagi belajar banget nih soal ingredient yang ada di skincare. Cuma yang belum aku terapin tuh yang tes alergi. Soalnya keburu napsu pengen nyobain wkwkwk padahal penting banget nih tes alergi

    May 21, 2018 at 6:12 am
  • Reply Talkative Tya – Indonesian Beauty Blogger - Tema blog favorit Talkativetya - BPN 30 Day Blog Challenge (Day 2) - Talkative Tya - Indonesian Beauty Blogger

    […] Beberapa tulisan Tips aku yang bisa kalian intip adalah Tips Makeup untuk Kulit Berminyak, Cerdas memilih kosmetika dengan tips berikut ini, Tips menggunakan lipstik matte, Tips Ngeblog Asyik ala TalkativeTya. *** Sebetulnya masih […]

    April 20, 2019 at 1:20 am
  • Leave a Reply