7 Tips Memulai Bisnis Busana Muslim Online

Assalamualaikum, semuanya!
“Tya, apa impian yang ingin kamu capai sebelum memasuki usia 40?”
Pertanyaan tersebut sering kali dilontarkan oleh sahabat dekatku, bahkan suami pun ikut menanyakan hal yang sama. Apa impian yang ingin dicapai sebelum aku berusia 40. Jawabannya simpel banget, aku ingin memiliki bisnis. Menurut Wikipedia, bisnis adalah usaha menjual barang atau jasa untuk mendapatkan keuntungan yang dilakukan oleh individu atau kelompok (organisasi). Kalau dulu bisnis hanya dilakukan secara langsung atau offline, di mana pembeli dan pelaku bisnis harus bertemu langsung untuk melakukan transaksi jual beli. Seiring perkembangan zaman dan teknologi  yang begitu pesat, kini kegiatan bisnis bisa dijalankan secara online
Apa sih kelebihan dari berbisnis secara online?

Berbisnis online berarti pelaku bisnis atau penjual bisa memiliki waktu kerja yang fleksibel. Berjualan bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Kita bisa mengatur sendiri kapan waktu kerja yang pas. Dengan begini, siapapun bisa melakukan bisnis online, mulai dari pekerja kantoran sampai ibu rumah tangga. Dari segi biaya, bisnis online tidak membutuhkan banyak biaya dibandingkan bisnis offline. Bayangkan apa saja yang diperlukan untuk memulai bisnis secara offline. Kita harus menyetok produk dan menyediakan lokasi berjualan seperti toko atau lapak yang biayanya tidak murah. Lain halnya dengan bisnis online yang tidak memerlukan toko fisik. Bisnis online bisa menjual produknya lewat toko online. Untuk toko online-nya sendiri pun tidak perlu mengeluarkan biaya karena kini banyak sekali marketplace dan forum jual beli online yang memfasilitasi para pelaku bisnis untuk menjual produk mereka.  

Kelebihan lainnya dari bisnis online adalah kemudahan dalam menjangkau konsumen. Koneksi internet mampu menjangkau semua kalangan dan yang paling penting adalah menjangkau wilayah tanpa batas. Pelaku bisnis online bisa memasarkan produknya tidak hanya di dalam negeri tetapi juga bisa merambah ke luar negeri. Dalam bisnis ini, apapun bisa dijual. Mulai dari makanan, otomotif, produk kecantikan, sampai pakaian. Kelebihan terakhir dalam bisnis online adalah penjual mampu memberikan harga yang lebih murah dibandingkan bisnis offline
Kategori busana muslimah di Blibli.com
Ngomongin tentang pakaian, bisnis busana muslim online sekarang sedang marak-maraknya, terutama busana muslimah. Jumlah penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam jelas menjadi target pasar yang empuk. Trend busana muslimah yang terus meningkat membuat permintaan pasar akan busana muslim pun ikut meningkat. Tidak percaya? Coba saja intip beberapa social media, di sana kita bisa menemukan banyak sekali penjual baju muslim modern seperti hijab, gamis, dan baju koko. Selain itu, hampir semua marketplace, sebagai contoh Blibli.com,  menyediakan kategori khusus busana muslimah.  So, bisa dibilang bisnis fashion muslim online sangat menjanjikan. 
Wah, menarik banget ya? Nah, buat kalian yang ingin memulai bisnis fashion muslim secara online, yuk simak tipsnya berikut ini: 
1. Siapa yang menjadi target pasar?

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah siapa yang akan membeli produk yang dijual? Apakah kalangan menengah ke bawah atau kalangan menengah ke atas? Menentukan target pasar penting karena dari situ kamu bisa memilih produk yang sesuai, baik dari segi model busana, cara pemasaran, sampai harga yang akan dibandrol. 

2. Tentukan dari mana produk busana muslim.
Untuk memulai bisnis busana muslim, ada banyak cara untuk mendapatkan produk yang akan dipasarkan. Kamu bisa memproduksi langsung busana yang dijual, reselling yaitu membeli dari produsen dan menjualnya kembali, atau dropshipping yaitu sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Mana yang lebih baik? Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Kamu tinggal memilih mana yang lebih pas dengan bisnis online yang akan dijalankan. 
3. Sajikan visual yang menarik dan berkualitas.

Visual yang baik akan menarik konsumen untuk membeli. Pic souce: Blibli.com

Salah satu penentu bisnis busana muslim online kita dilirik oleh pembeli adalah gambar atau foto yang menarik, begitu juga dengan kualitas. Foto produk yang kualitasnya kurang baik, misalnya buram atau gelap akan membuat calon pembeli meragukan kualitas produk yang dijual. Begitu juga dengan foto produk yang kurang menarik. Foto yang diambil dari sudut yang kurang pas akan membuat produk terlihat berbeda dengan bentuk aslinya. Untuk mendapatkan foto yang berkualitas, kita bisa menggunakan model dan fotografer profesional. Sedangkan untuk gambar, kamu bisa menggunakan stock image berbayar atau gratis yang bisa diunduh di internet.  
4. Cantumkan informasi selengkap-lengkapnya.

Deskripsi yang lengkap akan memudahkan konsumen dalam memilih busana. Pic source: Blibli.com

Selain foto dan gambar yang menarik, pastikan kamu menuliskan informasi produk yang lengkap. Sebagai contoh, untuk busana muslimah kita bisa bisa mencantumkan ukuran baju (panjang baju, lebar dada, panjang tangan, lebar bahu, lingkar ketiak), bahan baju, pilihan warna, dan harga. Jangan lupa juga untuk mencantumkan nomor kontak apabila pembeli ingin menanyakan hal yang lebih detail lagi. Dengan begini, pembeli tidak akan merasa seperti membeli kucing dalam karung. 
5. Maksimalkan social media sebagai media promosi.

Manfaatkan social media untuk berjualan.

Hampir semua orang yang memiliki ponsel tentu juga punya social media. Sebut saja Twitter, Instagram, Facebook, BBM, Path, dan masih banyak lagi. Kebanyakan social media disediakan secara gratis jadi manfaatkan mereka sebagai tempat berpromosi. Lewat social media, kamu juga bisa melakukan branding sehingga orang-orang mengenal produk yang dijual. Sebaiknya gunakan akun khusus untuk bisnis agar terlihat profesional. Selain itu, usahakan jangan sampai promosi yang kamu lakukan terlalu berlebihan karena bisa mengganggu dan dianggap spamming
6. Ramah melayani konsumen.

Layani konsumen dengan santun agar mereka nyaman. 

Melakukan bisnis online berarti kamu akan melayani pembeli tidak secara langsung. Meskipun begitu, tetap layani konsumen dengan ramah dan santun. Apabila konsumen menghubungi via social media, misalnya Facebook Messenger, balaslah dengan kata-kata yang sopan. Tulis salam dan beri informasi selengkap mungkin dan selalu tanya apakah masih ada hal lain yang belum jelas. Selain itu, kecepatan dalam merespon konsumen pun bisa memberikan andil untuk menumbuhkan kepercayaan mereka.  Selalu posisikan diri kamu sebagai mereka dan ingat, pembeli adalah raja. 
7.  Beri penawaran menarik.  
Berikan diskon untuk menarik konsumen. 

Siapa sih yang tidak suka diskon? Memberikan diskon adalah salah satu cara agar konsumen mengenal produk dan mau mencoba produk busana muslim yang kamu tawarkan. Setelah bisnis busana muslim online kita dikenal, tentunya kita berharap konsumen juga mau membeli lagi meskipun sedang tidak ada diskon. Gunakan momen spesial untuk memberikan penawaran, misalnya diskon khusus bulan Ramadan dan Idul Fitri. Atau kamu juga bisa memberikan diskon untuk baju muslim terbaru.  Konsumen senang, bisnis pun lancar. 
***
Nah itu dia 7 tips bagaimana memulai bisnis busana muslim online. Bagaimana? Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan ya. Bisnis online, terutama di bidang fashion memang sangat menjanjikan. Apalagi pemerintah berambisi menjadikan Indonesia sebagai pusat mode muslim Asia di tahun 2018 dan dunia di tahun 2020 sehingga promosi busana muslim memang sedang gencar dilakukan. Salah satu event yang diselengarakan untuk mendukung program ini adalah MuFFest, Muslim Fashion Festival yang diselengarakan tanggal 25-29 Mei 2016 di Istora Senayan. Di ajang ini kamu bisa melihat trend baju muslim modern dan terbaru. 
Semoga tips di atas bisa membantu kamu semua yang ingin memulai bisnis busana muslim online ya. 
Thanks for reading!

20 thoughts on “7 Tips Memulai Bisnis Busana Muslim Online”

  1. Betul tuh soal 'herus menampilkan visual yg bagus'. Banyak yg penjual online hanya menampilkan visual apa adanya, buram dan ngga jelas detailnya. Sayang banget..

    1. Iya mbak Ria, suka sebel kan kalau ada yang jualan baju tapi karena pencahayaannya kurang atau hasil fotonya buram jadi terlihat nggak menarik dan membuat pelanggan kabur. hehehe.

      Jangankan bisnis online, foto di blog aja kalau buram dan nggak jelas juga pada malas ya bacanya.

    1. Betul mbak, Tya pun juga kadang masih suka kesulitan untuk foto dengan warna yang sesuai dengan aslinya. Tapi dengan bantuan kamera, pencahayaan yang bagus dan sedikit editing insyaAllah warnanya bisa mendekati mbak.

  2. Agustin Devi Prastanti

    Amazing Tips nya sangat membantu dan membangun jiwa wanita untk bs membuka bisnis online yg mana akan lebih mudah dlm mendidik anak dr pd harus bekerja kantoran yg terkekang oleh waktu dinas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *