My Everyday Makeup Routine (makeup sehari-hari)

Salah satu hal yang pantang aku lakukan adalah datang ke kantor dengan wajah polos. Sebetulnya di kantor aku tidak ada aturan harus dandan juga sih, cuma ya sadar diri aja kalau pekerjaan aku sebagai seorang guru berarti harus berhadapan dengan banyak orang. Jadi aku berusaha sebisa mungkin untuk selalu tampil rapi dan segar. Lalu seperti apa sih makeup natural sehari hari aku? Ini dia langkah-langkah tutorial makeup sehari hari ala Tya. 
my-everyday-makeup-routine-makeup-sehari-hari

1. Skincare 

Langkah pertama yang aku lakukan setelah membersihkan wajah adalah menggunakan skincare. Belakangan ini aku menggunakan skincare organik yaitu face oil dari Haple ID. Pertama, aku menyemprotkan Pure Rose Water ke seluruh wajah. Selanjutnya aku menggunakan kombinasi Grapeseed oil dan Almond oil dengan perbandingan 1:1 (masing-masing 2 tetes). Cara pakai oil-nya mudah saja kok. Gosok oil pada telapak tangan hingga hangat, lalu tempelkan telapak tangan pada wajah sambil dipijat sampai meresap.

my-everyday-makeup-routine-makeup-sehari-hari
my-everyday-makeup-routine-makeup-sehari-hari

2. Sunblock 

Berikutnya aku menggunakan Emina Sun Play sunblock. Meskipun aktivitas kita hanya di dalam ruangan, sunblock tetap wajib dipakai karena sinar UV tetap bisa masuk ke dalam ruangan lewat jendela atau pintu lho. Sunblock dari Emina ini memiliki tekstur yang ringan dan cepat meresap ke dalam kulit sehingga cocok untuk mereka yang memiliki kulit berminyak dan berjerawat. Selain itu sunblock ini juga tidak meninggalkan whitecast di kulit wajah.

my-everyday-makeup-routine-makeup-sehari-hari


3. Bedak

Next, aku menggunakan bedak two way cake dari Make Over yaitu Make Over Perfect Cover TWC dengan shade #04 Desert. Bedak twc ini memiliki partikel yang halus dan memiliki ligh-medium coverage. Untuk sehari-hari, aku selalu mengaplikasikan bedak ini menggunakan buffing brush agar hasilnya lebih halus dan merata. Apabila butuh coverage lebih, aku akan menggunakan aplikator spons yang tersedia di kemasan bedak dan bila perlu spons-nya dibasahi terlebih dahulu. Tapi aku jarang sekali butuh coverage lebih kalau hanya sekadar ke kantor atau untuk makeup sehari-hari.

my-everyday-makeup-routine-makeup-sehari-hari


4. Alis

Langkah berikutnya adalah membingkai alis. Belakangan ini aku lagi suka dengan produk Wardah Eyexpert Brow Matic. Alasannya karena pensil alis ini tipe otomatis jadi tidak perlu ribet ngeraut, cukup diputar aja. Selain itu warnanya juga pas dengan alis aku, yaitu Dark Grey. Alhamdulillah aku dikaruniai alis yang nurut, jadi aku tidak perlu banyak waktu untuk ngalis. Aku tinggal mengikuti bentuk alis aku saja dan mengarsir area yang kosong agar terlihat rata. Setelah itu alis dirapikan dengan menggunakan spoolie brush. 

my-everyday-makeup-routine-makeup-sehari-hari

5. Eyeliner

Salah satu langkah yang tidak boleh terlewat adalah menggunakan eyeliner. Rasanya makeup kurang β€˜wow’ kalau tidak menggunakan eyeliner. Ibarat kata seperti sayur tanpa garam gitu deh. Hambar! Untuk eyelinernya sendiri, aku selalu memilih eyeliner cair karena biasanya eyeliner cair memiliki warna hitam yang lebih intens dibandingkan eyeliner pensil. Selain itu, eyeliner cair lebih awet di mata aku dibandingkan eyeliner pensil. Aku memang sangat menghindari penggunaan eyeliner pensil karena lipatan mata kanan aku lebih masuk ke dalam. Jadi kalau aku pakai eyeliner pensil, bisa dipastikan 100% penampilan aku akan berubah seperti Sadako akibat eyeliner yang luntur. Oiya, aku selalu mengaplikasikan eyeliner model cat eyes/wing eyeliner karena membuat mata terlihat lebih besar dan kesannya seksi.

my-everyday-makeup-routine-makeup-sehari-hari

6. Bulu mata palsu

Yes, aku termasuk orang yang lebih suka pakai bulu mata palsu dibandingkan pakai maskara. Selain karena bulu mata palsu lebih bisa memberikan efek nyata dibandingkan maskara, bulu mata palsu juga lebih mudah dibersihkan. Tentu saja karena ini adalah makeup sehari-hari untuk ke kantor, bulu mata palsu yang dipilih adalah bulu mata palsu dengan model natural. Dalam kondisi tertentu (baca: malas), aku tidak menggunakan bulu mata palsu dan mengakalinya dengan mengoleskan sedikit Vaseline Petroleum Jelly ke bulu mata lalu dijepit.
my-everyday-makeup-routine-makeup-sehari-hari

7. Blush on

Agar wajah terlihat lebih segar, aku menggunakan blush on pada pipi dengan menggunakan blush on brush. Bagaimana supaya warna blush on tidak gonjreng di pipi? Cukup sapukan brush pada pan (jangan diusrek-usrek ya!) dan tepuk brush sebelum diaplikasikan di pipi untuk membuang blush on yang berlebih. Dengan melakukan kedua langkah tersebut, insyaAllah blush on akan terlihat alami saat diaplikasikan.

my-everyday-makeup-routine-makeup-sehari-hari

8. Lipstik

Langkah terakhir adalah menggunakan lipstik atau lip cream. Untuk sehari-hari aku lebih senang menggunakan warna nude atau pink agar terlihat fresh. Namun terkadang aku juga menggunakan warna-warna lain sesuai dengan mood atau tema pakaian aku. Yang jelas sih kalau aku mengajar Children class, aku tidak akan menggunakan bold lipstick. Kapok! Suatu hari aku pernah menggunakan lipstik berwarna gelap (dark red vampy) saat mengajar kelas anak-anak. Entah kenapa hari itu anak-anak yang biasanya ramai berubah jadi anteng. Ternyata oh ternyata, mereka pada ngeri melihat teachernya yang pakai lipstik gelap. Itupun aku baru tahu di pertemuan berikutnya ketika aku tanya mereka. Katanya aku terlihat menyeramkan dan galak. Duh, nggak lagi-lagi deh.

my-everyday-makeup-routine-makeup-sehari-hari

***
That’s a wrap! Itu dia makeup sehari-hari untuk kulit berminyak seperti aku. Untuk mendapatkan overall look ini, aku hanya menghabiskan waktu sekitar 15-20 menit. Tidak hanya untuk ke kantor, makeup ini juga aku pakai untuk jalan-jalan bareng keluarga atau hangout bareng teman-teman dengan sedikit modifikasi. Langkah di atas juga cocok untuk makeup sehari hari untuk pemula lho karena tidak ribet. Oya, di sini aku tidak memasukkan langkah contouring dan shading karena fokus utama dari makeup sehari-hari adalah simple dan terlihat natural. Untuk makeup ke kantor, aku lebih memilih teknik strobing dengan menggunakan highlighter di hidung, bawah alis, dan di tulang pipi agar wajah terlihat glowing dan sehat. Sementok-mentoknya contouring, aku paling hanya melakukan contouring pada hidung agar terlihat (sedikit) lebih mancung.

my-everyday-makeup-routine-makeup-sehari-hari

Kalau ada yang komentar:

“Kok masih kelihatan noda bekas jerawat dan flek hitamnya?”
“Kayanya kelihatan pucat ya?” 
Cuekin aja ya shay, namanya juga makeup natural sehari-hari, bukan makeup untuk kondangan ^.^. Apalagi bagi aku yang kerja di kantor kecil dan bukan di pusat kota, dandan full makeup jelas nggak cocok. Yang ada aku malah jadi tontonan karena makeupnya paling heboh sendiri. Hehehe. Gimana dengan kalian, ladies? Seperti apa makeup sehari-hari kamu? Apakah sama atau mungkin lebih singkat lagi? Jangan sungkan untuk share di kolom komentar di bawah ya! 
Thanks for reading!

36 thoughts on “My Everyday Makeup Routine (makeup sehari-hari)”

    1. Awww, makasih Annisa. Seriusan deh si Haple ini bikin kulit aku baguuuus banget! Kalau ngomongin soal skincare numpuk, di rumah juga banyak skincare nggak kepake. Tapi mau gimana dong? si Haple ini memang memberikan hasil yang nyata sih. hehehe.

  1. Kak Tya, kenapa kamu cakeup amat sih? Duh everyday makeup aja pake bulu mata palsu gitu ya wkwkkw aku aja gabisa pake bulmat palsu πŸ™ sedih huhuh

    1. Wkkwkwk, nggak tiap hari juga sih aku pakai bulu mata palsu kak Putri. Tergantung siapa muridnya. Kalau muridnya anak2 kuliahan ganteng nan cerdas, aku langsung all out deh dandannya. Hahahahaha..

  2. Ajarin pakai blush on donk kakak hehe.
    Kalau aku sehari2 cuma bedak dan lipstick aja, itupun makainya belepotan wkwkwk, tapi pengen deh bisa dandan jg. Kapan2 bikin kelas make up gtu donk mbak Tya πŸ˜€

    1. Marga cuma pakai alis aja cantik lhoo. Apalagi pakai bedak dan lipstik. Hehehe. Aku biasanya pakai blush on patokannya dari apple cheek terus tarik ke arah telinga. So far itu membantu sih agar hasil blush on nggak berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *